Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Probolinggo

Visi - Membangun Bersama Rakyat untuk Kota Probolinggo yang Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman dan Berkelanjutan. Misi - Pembangunan Ekonomi yang Berdaya Saing Berbasis Sektor Potensial.

Kontak Kami

Jalan Mastrip 155, Kanigaran, Kota Probolinggo

0335-423053

probolinggokotadkupp@gmail.com

DKUPP Perluas akses Permodalan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil

Probolinggo, 8/4/2019 – Senin (8/4) Pemkot Probolinggo melalui DKUPP Kota Probolinggo menggelar kegiatan pembukaan fasilitas perluasan dan penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Probolinggo tahun 2019.

Upaya ini dilakukan dalam rangka untuk mensinergikan program DKUPP dengan kecamatan dan kelurahan. Acara tersebut juga sekaligus menginformasikan tentang progran permodalan yang dapat diakses oleh pelaku UKM baik sumber dari daerah maupun UKM Provinsi dan UKM RI. Seperti yang disampaikan pula oleh Kepala Dinas DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi dalam laporannya.

Acara dihadiri oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, HMS. Subri didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala DKUPP dan narasumber dari Dinas Koperasi UKM Provinsi Jatim.

Acara siang itu dihadiri oleh 50 peserta dari perwakilan kelurahan, kecamatan se-Kota Probolonggo, koordinator UMKM per kecamatan se-Kota Probolinggo.

Dalam sambutannya, HMS. Subri menyampaikan bahwa permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha mikro dan kecil dari tahun ke tahun adalah disegi permodalan. “untuk itu Pemkot melalui DKUPP memfasilitasi perluasan dan pengiatan akses permodalan bagi pelaku UMKM dengan tujuan UMKM dapat mengakses secara luas fasilitas, baik dari perbankan maupun bantuan fasilitas dari pemerintah untuk pengembangan usaha,” ujarnya.

Subri menambahkan, usaha mikro dan kecil merupakan salah satu solusi dalam menggairahkan pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mengurangi angka kemiskinan di Kota Probolinggo. “Untuk itu kebijakan program usaha mikro dan kecil menjadi salah satu prioritas kami (Pemkot),” imbuhnya.

Siang itu didatangkan pula narasumber dari Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Timur, Agus Winarto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Fasilitasi Permodalan. Dalam paparannya, Agus menyampaikan tentang kebijakan pola pembinaan bagi koperasi, usaha mikro dan menengah di Jatim serta penyampaian tentang bagaimana program bantuan bagi wirausaha pemula dilakukan beserta ketentuan dan persyaratan calon penerima bantuan. (Vi2)

Tinggalkan Balasan